musibah

Yang namanya musibah emang gak kenal tempat dan waktu, ada yang bilang takut naik pesawat terbang takut ntar jatuh,

ada juga yang bilang takut naik kapal ntar tenggelam, namun jikalau emang dah musibah gimanapun juga kita tak bisa menghindarinya, contohnya sepupuku lagi asik asik baring di kamar tidurnya eh gak taunya dinding kamarnya (rumahnya) ditabrak ama stomwalss/ jogjig (oto malas), meskipun tubuhnya tertimpa reruntuhan tembok yang ditabrak ama oto malas tersebut, alhamdulillah ica masih selamat, ica langsung di larikan ama suaminya ke rumah sakit, sempat berada di ugd sebentar dia dah di bolehkan pulang oleh pihak rumah sakit, kemarin pas nengokin dia aku ngeri liat kakinya bengkak besar betul badannya juga lecet lecet, katanya kalau orang melihat pas kejadian mungkin mengira dia dah gak selamat atau minimal cacatlah, tapi sungguh suatu mukjizat Allah Swt dia masih diberi keselamatan, Alhamdulillah.

Buat Icha sabar ya atas musibah yang menimpamu, semoga lekas sembuh, dan semoga di balik musibah yang menimpamu ada rezeki yang terkira menantimu. Amien

Samarinda 30 juli 2008

About dina

wanita biasa

Posted on Juli 1, 2008, in ceritaku. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: