Bukan Sebuah Pilihan

Kutuliskan ini teruntukmu wahai Muslimah……

“Apa yang menghalangimu untuk berjilbab?”

aku selalu teringat akan kalimat itu, yah….apakah yang menghalangiku untuk melakukan kewajiban itu, kewajiban yang diturunkan untuk seluruh wanita muslimah, apa yang menghalangi langkah kita untuk menuju kebaikan?? Hingga akhirnya aku sampai pada satu titik dimana aku harus berubah, karena ini bukanlah sebuah pilihan “ingin memakainya atau tidak?” tapi ini adalah sebuah kewajiban yang mana jika kita tinggalkan maka DOSA lah yang harus kita tanggung……

Ø Surat Al-Ahzab ayat 59 (33:59)

Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan hijab keseluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebihi mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Ø Surat An-Nuur: ayat 31 (24:31)

Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa tampak padanya. Dan hendaklah mereka menutup kain kudung kedadanya dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putri mereka atau putra-putri suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau buda-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan lelaki yang tidak mempunyai keinginan terhadap wanita, atau anak-anak yang belum mengerti aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah hai orang-orang beriman supaya kamu beruntung ”

Ukhtiku yang kucintai karena Allah, ketika kita sudah meniatkan hati untuk menutup aurat, maka niatkanlah semuanya karena Allah semata, karena kita sangat mencintainya dan sangat takut akan azabnya, bukan karena kita ingin mengikuti Mode atau yang lain sebagainya sehingga pakaian yang kita gunakanpun bukan hanya sekedar menempel di kulit tubuh kita (pakaian yang tipis).

ADAB BERPAKAIAN BAGI MUSLIMAH

  1. Harus menutup seluruh badan, selain yang di kecualikan (wajah dan telapak kaki), maka kaki pun merupakan aurat.
  2. Tidak berfungsi sebagai perhiasan
  3. Kain harus tebal (tidak tipis)
  4. Harus longgar (tidak ketat)
  5. Tidak diberi wangi-wangian
  6. Tidak menyerupai pakaian laki-laki
  7. Tidak menyerupai pakaian wanita kafir
  8. Jilbab bukan untuk mencari popularitas

(sumber : “engkau lebih cantik dengan jilbab” :Burhan Sadiq)

Ukhtiku tercinta…. Ketika niat itu sudah hadir di dirimu, maka segerakanlah. Karena kita tidak pernah tahu sampai kapan kita hidup di dunia ini, bahkan besok pagipun kita tak tahu apakah kita masih hidup atau tidak.

Akhir kata wassalamualaikum wr wb

Samarinda, 01 Ramadhan 1429H

About dina

wanita biasa

Posted on September 1, 2008, in cahaya iman and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: