MusLiMaH

ia tidak harus berbalut sutera untuk terlihat menawan

ketika busana panjang tanpa pita-pita mampu menembus kabut pesona zaman

ia tidak harus mendongkakkan kepala untuk menyirat kehormatan

ketika tunduknya hati dan pandangan menempatkan diri pada kemuliaan

ia tidak harus berhiaskan intan berlian untuk meraih keanggunan

ketika cahaya kesabaran akan meluruhkan kilaunya dan butiran tasbih mulai menghitung nilai akhlaknya

titian menuju ridho-Mu

memang tidak dihiasai mawar, melati dan sedap malam

sekali-kali saja masih tercium harumnya

karena mungkin masih ada terjaga perilaku dan lisannya

perjalanan ke sana sungguh panjang dan meletihkan

hanya mendung dan pelangi

hanya gelap dan terang

saling berganti menyapanya

illahi, tanpa keridhoanmu itu

bisakah sedekah, sholat dan sujudnya mengantar diri ke ujung pengembaraan pada-MU?

“Claudia irawan Massie”

About dina

wanita biasa

Posted on Oktober 11, 2008, in puisi and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: